Rabu, 23 Mei 2012

HIDUP SELALU MENGASIHI & MENGAMPUNI

. Rabu, 23 Mei 2012
0 Pendapatmu

"Supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran."

(Kis 20:28-38; Yoh 17:11b-19)

" Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka. Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran." (Yoh 17:11b-19), demikian kutipan Warta Gembira hari ini

Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

· Sebagai orang beriman atau beragama kita semua diharapkan senantiasa kudus/suci, baik, bermoral dan berbudi pekerti luhur alias tidak pernah melakukan kejahatan atau berdosa sedikitpun. Ingatlah, sadari dan hayati bahwa kita semua berasal dari sorga atau Allah, dan ketika dilahirkan atau diciptakan oleh Allah kita dalam keadaan baik, suci adanya. Memang dalam perjalanan waktu, semakin tambah pengalaman dan tambah usia pada umumnya kita juga bertambah dosa-dosanya, maka baiklah bahwa kita masih dianugerahi hidup sampai saat ini, yang tidak lain karena belas kasih dan kemurahan hati Allah. Karena belas kasih dan kemurahan hati-Nya yang melimpah ruah, marilah kita senantiasa hidup dan bertindak dalam syukur dan terima kasih. Syukur dan terima kasih tersebut kita wujudkan dalam hidup sehari-hari dengan berusaha hidup baik, melakukan apa yang baik, bermoral dan berbudi pekerti luhur. Untuk itu kami harapkan kita juga tidak membenci siapapun, meskipun yang bersangkutan telah melukai atau menyalahi diri kita, melainkan hendaknya dengan rendah hati kita mengampuni mereka, sebagaimana sering kita doakan setiap hari dalam Doa Bapa Kami "ampunilah kami seperti kami pun senantiasa mengampuni yang bersalah kepada kami". Marilah kita hidup saling mengasihi dan mengampuni kapan pun dan dimana pun tanpa pandang bulu, sehingga kehidupan bersama kita sungguh baik dan dengan demikian kondusif bagi kita semua yang mengusahakan kesucian hidup. Hidup suci berarti senantiasa membaktikan diri seutuhnya kepada Yang Ilahi, kepada Allah yang telah menciptakan dan mengasihi kita tanpa batas.

· "Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapa pun juga. Kamu sendiri tahu, bahwa dengan tanganku sendiri aku telah bekerja untuk memenuhi keperluanku dan keperluan kawan-kawan seperjalananku. Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima" (Kis 20:33-35), demikian kata Paulus, rasul agung kepada para pendengarnya. Pengalaman Paulus ini kiranya baik untuk menjadi permenungan atau refleksi kita, sebagai umat beriman atau beragama. Cara hidup dan cara bertindak kita diharapkan tidak mengganggu atau menjadi beban bagi orang lain alias bagaikan benalu, yang senantiasa mengganggu yang lain. Marilah kita hidup sesuai dengan kemampuan kita masing-masing, bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari. Kepada yang berlebihan kami harapkan bersikap sosial dengan menghayati kata-kata Paulus "adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima". Berlebihan di sini tidak hanya secara materiel, kaya akan harta benda atau uang, tetapi juga dalam hal waktu dan tenaga. Pemberian waktu dan tenaga bagi orang lain merupakan wujud cintakasih yang tak tergantikan dengan cara lain apapun, karena hemat saja wujud cintakasih yang utama dan pertama-tama adalah pemborosan waktu dan tenaga bagi yang terkasih. Kami harapkan para orangtua dapat menjadi teladan bagi anak-anaknya dalam hal memberi daripada menerima, sebagaimana anda sebagai suami-isteri telah saling memberikan diri sepenuhnya satu sama lain sebagai wujud saling mengasihi baik dalam untung maupun malang, sehat maupun sakit, selama-lamanya, sampai mati. Kebahagiaan sejati memang lebih terletak dalam memberi bukan menerima.

"Kerahkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, tunjukkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, Engkau yang telah bertindak bagi kami. Demi bait-Mu di Yerusalem, raja-raja menyampaikan persembahan kepada-Mu"

(Mzm 68:29-30)

Iman Katolik

Sumber :  http://renunganimankatolik.blogspot.com/

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 11 Mei 2012

HIDUP DAN BERTINDAK SALING MENGASIHI

. Jumat, 11 Mei 2012
0 Pendapatmu

"Supaya kamu saling mengasihi seperti Aku telah mengasihi kamu"

(Kis 15:22-31; Yoh 15:12-17)

" Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain." (Yoh 15:12-17), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.

Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

  Perintah hidup saling mengasihi kiranya diajarkan oleh semua agama, namun mengapa sering terjadi tawuran, permusuhan dan pembunuhan, saling membenci dst.., meskipun mereka mengakui diri sebagai umat beragama. Mengapa suami-isteri telah sekian tahuh menikah serta dianugerahui anak-anak kemudian bercerai? Hemat saya hal itu disebabkan oleh kesalahfahaman atau keterbatasan pengertian perihal cintakasih. Sabda hari ini mengingatkan dan mengajak kita semua agar kita senantiasa hidup dan bertindak saling mengasihi sebagaimana Tuhan telah mengasihi kita. Pedoman atau barometer cintakasih atau cintakasih Tuhan kepada kita, manusia. Sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus kita diajak dan dipanggil untuk hidup dan bertindak saling mengasihi dengan meneladan cintakasihNya kepada kita semua. Yesus telah menyerahkan atau mempersembahkan Diri seutuhnya sehingga menderita, wafat di kayu salib demi keselamatan dan kebahagiaan kita. CintakasihNya kepada kita sungguh total tanpa syarat. Marilah kita wujudkan saling mengasihi dengan saling memberikan diri satu sama lain tanpa syarat, dan tentu saja kami berharap pertama-tama dan terutama hal ini dihayati oleh para suami-isteri yang telah saling berjanji baik dalam untung dan malang, sehat maupun sakit, sampai mati. Keteladanan anda sebagai suami-isteri dalam saling mengasihi bagi anak-anak anda sungguh dibutuhkan, sehingga anak-anak kelak kemudian ketika menjadi dewasa akan hidup dan bertindak saling mengasihi. Kepada kita semua, segenap umat beriman, kami ajak untuk menghayati diri sebagai yang dikasihi oleh Tuhan secara melimpah ruah dan kemudian meneruskan atau menyalurkannya bagi sesamanya dimana pun dan kapan pun.

· "Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini: kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat baik. Sekianlah, selamat." (Kis 15:28-29), demikian tanggapan para rasul dan penatua di Yerusalem kepada usulan Paulus dan Barnabas atas nama umat. Dalam pengalaman hidup dan kerja kita, kiranya kita sering menghadapi aneka masalah atau soal, maka hendaknya hal itu dibicarakan bersama dalam terang Roh Kudus, untuk selanjutnya diambil kebijakan sesuai dengan ilham Roh Kudus. Apa yang dilakukan oleh para rasul dan penatua ini pada masa kini senantiasa juga dilakukan oleh para gembala kita, yang sering mengadakan sinode atau sidang tahunan. Di Indonesia misalnya setiap tahun para gembala/uskup berkumpul untuk berbicara dan bertukar pengalaman bersama di kantor KWI perihal aneka macam masalah atau soal yang muncul dalam penggembalaan mereka. Sumbang-saran dan percakapan dalam Tuhan atau terang Roh Kudus akhirnya mengasilkan kebijakan pastoral yang membahagiakan dan menyelamatkan umat. Kebijakan pastoral memang senantiasa dibutuhkan para imam atau gembala dalam menghayati panggilannya, maka kami harapkan para imam atau pastor paroki sungguh bertindak bijaksana dalam menggembalakan umat, bukan kebijakan pribadi melainkan kebijakan yang lahir dari percakapan atau perjumpaan bersama dalam Tuhan, dalam Roh Kudus, dengan rekan sekerja atau para pembantu dalam tugas penggembalaan. Ingat dan sadari bahwa anda sebelum ditahbiskan menjadi imam harus lulus dalam ujian kebijakan pastoral dan telah dinyatakan lulus, maka hendaknya hal itu terus diperkembangkan dan diperdalam terus menerus: kebijakan pastoral dalam penggembalaan umat.

"Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur. Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar! Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa; sebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awan.Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!" (Mzm 97:8-12)

Iman Katolik

Sumber :  http://renunganimankatolik.blogspot.com/

Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 08 Mei 2012

DAMAI SEJAHTERA LAHIR DAN BATHIN

. Selasa, 08 Mei 2012
0 Pendapatmu

"Apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu"

(Kis 14:19-28; Yoh 14:27-31a)

" Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi. Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikit pun atas diri-Ku. Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku" (Yoh 14:27-31a)

Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

· Apa yang disebut dengan kenikmatan fisik memang berbeda dengan kenikmatan spiritual. Sebagai orang beriman hendaknya lebih mengutamakan kenikmatan spiritual daripada fisik dan tentu saja jika dapat menikmati keduanya secara serentak atau integral lebih baik, mengingat dan memperhatikan kita masih hidup di dunia secara fisik. Kenikmatan fisik itu misalnya dalam hal seks, makanan maupun minuman, tidur dst, sedangkan kenikmatan spiritual ada di dalam hati, jiwa dan akal budi: kenikmatan fisik bersifat sementara tetapi kenikmatan spiritual bertahan lama atau bahkan dinikmati sampai mati atau dipanggil Tuhan. Maka jika kita mendambakan kenikmatan yang bertahan lama atau sampai mati hendaknya meneladan Yesus yang "mengasihi Bapa dan melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepadaNya". Dengan kata lain marilah kita melaksanakan kehendak dan perintah Allah, yang secara konkret hal ini dapat kita hayati dengan setia menghayati janji-janji yang pernah diikrarkan Atau baiklah kita juga dapat mewujudkan perintah dan kehendak Allah dengan cara: "dalam dan dengan semangat iman kita hidup dan melakukan apapun, termasuk dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara". Dalam kegiatan sehari-hari seperti makan, minum, istirahat/tidur, rekreasi dst.. hendaknya dalam dan dengan iman. Hayati segala sesuatu dalam Tuhan atau temukan Tuhan dalam segala sesuatu. "Damai sejahtera lahir dan batin, fisik dan spiritual" menjadi dambaan semua orang, kita semua, maka marilah kita usahakan bersama-sama dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari dimana pun dan kapan pun. Kami juga berharap kepada mereka yang masih mendambakan kenikmatan fisik melulu untuk mengembangkan dan meningkatkan ke kenikmatan spiritual atau rohani.

· "Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di kota itu dan memperoleh banyak murid. Lalu kembalilah mereka ke Listra, Ikonium dan Antiokhia. Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara" (Kis 14:21-22). "Bertekun dalam iman serta berusaha untuk masuk dalam Kerajaan Allah" memang tak akan terlepas dari aneka macam bentuk penderitaan atau kesengsaraan, dan penderitaan maupun kesengsaraan yang lahir dari kesetiaan pada iman maupun usaha masuk dalam Kerajaan Allah alias lebih dikuasai oleh Allah merupakan jalan keselamatan atau kebahagiaan sejati, maka hadapilah dalam keteguhan iman. "Jer basuki mowo beyo" = Hidup mulia dan damai sejahtera butuh perjuangan dan pengorbanan. Ada kecenderungan banyak orang masa kini, yang diawali di dalam keluarga-keluarga, untuk memanjakan anak-anak atau generasi muda, dan hal ini antara lain didukung oleh aneka produk tehnologi yang membanjiri warga atau masyarakat, antara lain makanan atau minuman yang memanjakan lidah kita, tangan maupun semua anggota tubuh kita yang lain. Aneka makanan dan minuman instant telah menina-bubukkan lidah kita, dan kiranya tak lama kemudian jika diibiarkan cara hidup dan cara bertindak kita akan dikuasai oleh orang-orang yang bersikap mental materialistis dan kemudian kita juga akan memiliki sikap mental materilistis. Usaha untuk bertekun dalam iman hemat saya untuk masa kini memang harus dimulai dari makanan dan minuman, artinya berusaha makan dan minum apa-apa yang menyehatkan tubuh, sehingga tubuh sungguh handal. Kehandalan tubuh akan memudahkan untuk hidup dan bertindak dijiwai oleh iman. Kami berharap para orangtua tidak memanjakan lidah anak-anaknya dengan aneka macam jenis makanan instant dan yang tidak sehat.

"Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu, untuk memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan kemuliaan semarak kerajaan-Mu" (Mzm 145:10-12)

 

 

Iman Katolik

Sumber :  http://renunganimankatolik.blogspot.com/

Klik disini untuk melanjutkan »»

KATA BIJAK 2

.
0 Pendapatmu

 

“Senyum dapat membuat pikiran, hati dan perasaan menjadi lebih tenang”

 

Baby_Smile1

Melihat sekeliling lingkungan kerja yang membosankan apalagi saat kita melihat bos atau atasan kita sepertinya BadMood sehingga terkadang membuat muka kita terlihat memble alias muram. Alangkah lebih baiknya kita hadapin semua itu entah itu permasalahan dengan senyuman, karena senyuman dapat mendamaikan pikiran, hati dan perasaan.

Seperti lirik ini :

Hadapi dengan senyuman semua yang terjadi biar terjadi
Hadapi dengan tenang jiwa semua kan baik-baik saja

Bila ketetapan Tuhan Sudah ditetapkan, tetaplah sudah
Tak ada yang bisa merubah dan takkan bisa berubah

Relakanlah saja ini bahwa semua yang terbaik
Terbaik untuk kita semua menyerahlah untuk menang

(Dewa 19)

Tersenyumlah…

Buatlah dunia ini penuh warna dengan senyum…

Senyum bisa membuat kedamaian…

oh, senyum…

Ekpresi muka yg sangat sulit…

tapi bisa bermakna penuh kedamaian…

Oh, senyum…

Mari damaikan dunia dengan senyum yang penuh iklas……

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, 03 Mei 2012

KATA BIJAK 1

. Kamis, 03 Mei 2012
0 Pendapatmu

Terkadang hidup itu diibaratkan roda berputar, terkadang posisi atas bisa berada di bawah seiring roda itu berputar.

belajar-syukur 

Bersyukur dan berusahalah kita sebagai manusia karena ketidakpuasan, kesulitan, permasalahan, kesusahan, kesedihan dll akan selalu menyertai kita. Tidak ada manusia yang luput dari salah satunya. Orang kaya saja pasti pernah merasakan kesusahan, kesulitan walau kadarnya berbeda. Jadilah Orang yang selalu mensyukuri nikmat TUHAN dengan sering beribadah & taat akan perintahnya. Niscaya kita akan kuat menghadapi hal2 seperti tadi…Amin….Tapi jangan berlindung dalam kata besyukur tanpa berusaha itu sama saja roda itu berhenti….

Bersyukur dan berusaha

 

Klik disini untuk melanjutkan »»

Rabu, 02 Mei 2012

KITA ADALAH MURID-MURID YESUS KRISTUS

. Rabu, 02 Mei 2012
0 Pendapatmu

"Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya"

(1Yoh 5:1-5; Mat 10:22-25a)

" Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang. Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya. Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya." (Mat 10:22-25a), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.

Berrefleksi atas bacaan-bacaan dalam rangka mengenangkan pesta St.Atanasius, Uskup dan Pujangga Gereja hari ini, saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

Seorang murid memang tidak akan lebih tinggi dalam berbagai hal dari gurunya selama yang bersangkutan masih menjadi murid, namun ketika sang murid terus menerus belajar, maka ada kemungkinan ia akan melebihi gurunya dalam berbagai hal. Sebagai orang-orang yang beriman kepada Yesus Kristus kita adalah murid-murid Yesus Kristus. Seorang murid yang baik senantiasa mendengarkan semua ajaran sang guru serta kemudian melaksanakan aneka ajaran yang telah diterima di dalam cara hidup dan cara bertindaknya setiap hari kapan pun dan dimana pun. Maka marilah kita sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus mawas diri perihal penghayatan sikap mental atau semangat 'kemuridan'. Murid adalah seorang yang sedang berguru atau melaksanakan tugas pengutusan untuk belajar. Maka dengan ini kami mengharapkan siapapun yang sedang memiliki tugas untuk belajar, hendaknya sungguh belajar dengan tekun, rajin dan giat sehingga terampil belajar. Namun demikian kami juga berharap kepada kita semua untuk hidup dan bertindak dalam dan dengan semangat belajar terus menerus. Untuk itu hendaknya sungguh mencintai dengan segenap hati, jiwa, akan budi dan tenaga tugas atau pekerjaan apapun yang sedang dikerjakan. Bukan besarnya pekerjaan yang penting, melainkan pekerjaan sekecil apapun hendaknya dikerjakan dengan cinta yang besar. Orang-orang sukses di dunia ini sungguh mengerjakan tugas dan kewajibannya dengan cinta yang besar, tanpa kenal lelah serta tanpa memikirkan atau membayangkan hasil atau buahnya, yang penting dikerjakan dengan cinta yang besar.

 "Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya." (1Yoh 5:2). "Mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintahNya", itulah panggilan kita sebagai umat beriman. Allah telah mengasihi kita secara melimpah ruah melalui saudara-saudari atau orang-orang yang telah memperhatikan kita sejak kita dilahirkan di dunia ini, lahir dari rahim ibu kita masing-masing. Maka mengasihi Allah berarti hidup dan bertindak yang dijiwai terima kasih dan syukur. Maka hendaknya menyikapi aneka sapaan, sentuhan, perlakuan orang lain pada kita sebagai wujud kasih mereka kepada kita yang lemah dan rapuh ini, entah itu yang mengenakkan atau yang tidak mengenakkan diri kita. Sedangkan perintah-perintah Allah antara lain dapat kita temukan di dalam Kitab Suci, maka hendaknya rajin dan tekun membaca apa yang tertulis di dalam Kitab Suci serta kemudian menghayati apa yang disabdakan oleh Allah, sebagaimana tertulis di dalam Kitab Suci tersebut. Dengan kata lain kita diharapkan memiliki keutamaan ketataan dan kerendahan hati yang mendalam, senantiasa siap sedia untuk dikasihi, dibina, dibimbing dan dibentuk, sehingga tumbuh-berkembang menjadi pribadi yang sungguh mengasihi Allah alias orang yang senantiasa hidup dan bertindak dengan jiwa terima kasih dan syukur. Saya percaya pada anda semua bahwa anda sering dengan mudah berkata 'terima kasih', maka semoga tidak hanya manis di mulut kata 'terima kasih' tersebut, melainkan menjadi nyata atau terwujud dalam cara hidup dan cara bertindak setiap hari dimana pun dan kapan pun. Kami berharap anak-anak sedini mungkin dibina dan dididik dalam hal hidup penuh syukur dan terima kasih, antara lain dengan teladan konkret dari orangtua, yang telah saling mengasihi dan berterima kasih satu sama lain.

"Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang." (Mzm 37:3-60)

"Selamat merayakan Hari Pendidikan Nasional. Semoga kebiasaan menyontek di sekolah-sekolah diberantas sampai tuntas alias dilarang keras menyontek baik dalam ulangan maupun ujian, karena menyontek sama dengan pendidikan korupsi"

Iman KatolikSumber :  http://renunganimankatolik.blogspot.com/

Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 24 April 2012

KENYANG DAN NIKMAT DALAM TUHAN

. Selasa, 24 April 2012
0 Pendapatmu

"Barangsiapa datang kepadaKu ia tidak akan lapar lagi"

(Kis 7:51-8:1a; Yoh 6:30-35)

" Maka kata mereka kepada-Nya: "Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apakah yang Engkau lakukan? Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberi-Nya makan roti dari sorga." Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga. Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia."Maka kata mereka kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa." Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi" (Yoh 6:30-35), demikian kutipan Warta Gembira hari ini.

Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

Ada orang-orang tertentu yang melaksanakan latutapa berhari-hari, tanpa makan dan minum, dan tinggal sendirian di tempat sepi atau hening. Mereka melakukan hal itu dengan tujuan utama agar senantiasa dekat dengan Tuhan atau Yang iIlahi, maka meskipun tanpa makan dan minum berhari-hari mereka merasa tak pernah kelaparan atau kehausan serta tak pernah mengeluh atau menggerutu. "Barangsiapa datang kepadaKu, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepadaKu, ia tidak akan haus lagi", demikian sabda Yesus, yang hendaknya kita renungkan dan hayati. Kenyang dan nikmat dalam Tuhan, itulah yang kiranya kita usahakan bersama-sama sebagai umat beriman atau beragama. Memang rasanya tak mungkin bagi kita semua untuk tanpa makan dan tanpa minum berhari-hari, maka baiklah saya mengajak anda sekalian untuk menghayati sabda Yesus di atas dengan senantiasa hidup dan bertindak dalam Tuhan. Jika kita senantiasa hidup dan bertindak dalam Tuhan, maka apapun yang harus kita lakukan, apa yang harus kita makan dan minum, akan enak dan nikmat adanya. Dalam hal makan dan minum, misalnya, hendaknya makan dan minum dalam dan dengan iman, sehingga dalam hal makan dan minum berpedoman pada sehat dan tidak sehat, bukan enak/nikmat dan tidak enak/nikmat. Apa yang enak dan nikmat pada umumnya kurang atau tidak sehat, tidak menjamin kesehatan dan kehandalan tubuh, sehingga orang yang bersangkutan mudah jatuh sakit, tidak memiliki daya tahun tubuh yang handal dalam menghadapi dan mengerjakan aneka tugas dan pekerjaan berat.

· "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" (Kis 7:60), demikian kata terakhir Stefanus, sebelum meninggal dunia karena dirajam oleh musuh-musuhnya. Kata-kata ini keluar dari Stefanus, karena ia sungguh kenyang dalam Tuhan, hidup dan bertindak dalam Tuhan kapan pun dan di mana pun. Meskipun ia dirajam dengan batu, dilempari dengan batu sampai mati, ia tidak mengeluh dan menggerutu, tidak membenci dan balas dendam terhadap musuh-musuhnya, tetapi mengampuni dan mendoakannya. Kiranya Stefanus meneladan Yesus yang tergantung di puncak kayu salib, dalam puncak penderitaan-Nya, sehingga ia juga diangkat sebagai martir pertama di dalam Gereja. Kami percaya bahwa kita semua sering mengalami ancaman atau disakiti oleh orang lain, dan pada umumnya secara otomatis kita mudah marah dan membenci mereka yang mengancam dan menyakiti kita. Sebagai umat beriman kami ajak anda sekalian: marilah meneladan Stefanus, sebagai tanda atau bukti bahwa kita sungguh membaktikan diri seutuhnya kepada Tuhan. Hendaknya jangan marah, mengeluh atau menggerutu ketika menghadapi aneka tantangan, masalah, atau hambatan, entah itu karena kesetiaan iman kita maupun kesambalewaan kita dalam menghayati iman. "Gagal atau sukses, hendaknya selalu bersyukur", demikian salah satu isi motto Bapak Andrie Wongso, promotor Indonesia. Saya percaya kepada anda sekalian, para orangtua, pasti memiliki pengalaman sebagaimana dialami oleh Stefanus, misalnya ketika anak-anak mengganggu anda, anda tidak marah, mengeluh atau menggerutu, lebih-lebih ketika anak-anak masih kecil atau bayi. Hendaknya pengalaman tersebut terus diperkembangkan dan diperdalam serta disebarluaskan dalam hidup sehari-hari dimana pun dan kapan pun. Didik dan dampingi anak-anak anda dalam hal ini, terutama dengan teladan atau kesaksian hidup anda.

"Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku! Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku" (Mzm 31:3c-4)

 

Iman Katolik Sumber : http://renunganimankatolik.blogspot.com/

Klik disini untuk melanjutkan »»

Senin, 23 April 2012

PENGERTIAN CLUB MOTOR

. Senin, 23 April 2012
0 Pendapatmu

 

TJT on MEdiaTigerjakartatimur on media 

         Terlebih dahulu pengertian Organisasi secara umum adalah identik dengan sekelompok individu yang berada dalam sebuah sistem atau Pengertian lain dari organisasi adalah wadah untuk sekelompok individu berinteraksi dalam wewenang tertentu. Organisasi yang di bentuk terdiri dari berbagai kelompok yang memiliki kepentingan yang sama untuk mewujudkan tujuan bersama. Jadi, dalam sebuah organisasi, terdapat beberapa pola hubungan antar-individu yang memiliki tanggung jawab masing-masing dalam mewujudkan tujuan organisasi. Dengan demikian, pola hubungan ini membentuk suatu budaya organisasi, komitmen organisasi, serta perilaku organisasi yang dapat di lihat dan dikaji. Budaya organisasi di tandai dengan adanya sharing atau berbagi nilai dan keyakinan yang sama dengan seluruh anggota organisasi. Sharing inilah yang dapat mempengaruhi perilaku orang-orang dalam sebuah organisasi. Perilaku organisasi sendiri merupakan seperangkat tindakan yang ada dalam sebuah organisasi. Perilaku organisasi melihat bagaimana tingkat individu, tingkat kelompok, serta kinerja baik secara individu, kelompok, maupun organisasi itu untuk berinteraksi satu sama lain. Perilaku organisasi berusaha untuk mengontrol, memprediksi dan menjelaskan, pembagian tugas dan tanggung jawab para anggota dalam sebuah organisasi.

HTCI, ATJ, TJT Honda Tiger Club Indonesia

Dari pengertian organisasi sudah dijelaskan maka kita menuju arti klub motor itu sendiri.

Klub motor itu adalah satu wadah yang dapat menampung aspirasi serta keinginan para anggotanya berdasarkan mufakat dan kesepakatan pada waktu awal pembentukan oleh para founder (pendiri) nya atau bisa juga perkumpulan yang melakukan kegiatan untuk maksud dan tujuan tertentu yang mempunyai struktur organisasi yang jelas dan mempunyai aturan main yaitu AD/RT. Pada dasarnya suatu klub itu akan hadir dari satu habitat atau ketertarikan yang sama. Misalnya satu merek motor dari satu pabrikan.

 

TJT_4tigerjakartatimur

 

  Seperti klub motor TIGER JAKARTA TIMUR yang berlokasi di daerah Buaran, klub ini mempunyai struktur organisasi yang dibentuk dari hasil kongres. Klub ini beraneka ragam latarbelakang para anggotanya dari mahasiswa hingga ke pengusaha. Malahan klub ini didaftarkan sebagai Ormas di kantor walikota jakarta timur dengan nomor  Inventarisasi: 144/1.862.45. Untuk lebih menguatkan posisi dalam percaturan club motor baik di Jakarta maupun di Indonesia, TIGER JAKARTA TIMUR pun bergabung sebagai salah satu anggota dari ASOSIASI TIGER JAKARTA selain itu TIGER JAKARTA TIMUR juga adalah anggota dari HONDA TIGER CLUB INDONESIA (wadah tertinggi club Tiger di Indonesia). Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan klub ini selalu melalui proses ijin ke pihak berwenang, khususnya klub TIGER JAKARTA TIMUR ini selalu melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti pertandingan futsal, bulu tangkis bahkan hingga bakti sosial yang diadakan secara rutin masuk dalam agenda tahunan kepengurusan. Klub TIGER JAKARTA TIMUR selalu menerapkan safety riding saat touring atau melakukan aktifitas sehari-hari dan juga mematuhi aturan lalu lintas. Dan TIGER JAKARTA TIMUR mempunyai bengkel khusus anggotanya (milik perorangan) yang terletak di daerah buaran. Kembali lagi kepembahasan mengenai klub, yang pada awalnya memang club motor akan dijadikan sebagai tolak ukur atas kesuksesan suatu produk pabrikan motor itu sendiri. Setelah berjalannya waktu entah karena alasan latah atau cuma sekedar meramaikan di kehidupan dunia motor , akhirnya terlahir banyak club-club motor yang menjamur di berbagai daerah, mulai dari club yang di bawah bendera pabrikan jenis motor itu sendiri, hingga yang berdasarkan hobi atau sekedar perkumpulan. Jumlahnya pun tidak sedikit di setiap daerah sudah memiliki ratusan club motor.

Kegiatan-kegiatan club motor ini menurut saya sangat lebih banyak positif-nya, karena mereka di wajibkan untuk tanggung jawab atas atribut atau bendera yang mereka pakai. Dan tak jarang kegiatannya di dukung oleh pihak TNI, Kepolisan maupun oleh organisasi-organisasi masyarakat yang lain.

Semoga para pembaca bisa membedakan sendiri antara klub motor dengan Geng motor yang selama ini membuat hal-hal negatif dalam kegiatannya.

Sumber link :

http://www.tiger-club.or.id/

http://panglimaaccessories.blogspot.com

http://tri-pd.blogspot.com

http://indonesiantourismontheworld.blogspot.com

 

 

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, 19 April 2012

HIDUP, BERTINDAK DALAM DAN OLEH ROH KUDUS

. Kamis, 19 April 2012
0 Pendapatmu

 

 

"Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya"

(Kis 5:27-33; Yoh 3:31-36)

" Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar. Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."  (Yoh 3;31-36), Demikian kutipan Warta Gembira hari ini.

Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

Yesus adalah Allah yang menjadi manusia seperti kita kecuali dalam hal dosa, Ia telah datang dari sorga dan turun ke dunia untuk menyelamatkan dunia seisinya. Dalam cara hidup dan cara bertindak-Nya Ia senantiasa "memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan apa yang didengar-Nya", yang tidak lain adalah kebenaran sejati. Maka siapapun yang percaya kepada-Nya mengakui bahwa Allah adalah benar serta menerima anugerah Roh dengan tak terbatas, serta kemudian meneladan Yesus dengan memberi kesaksian tentang apa yang dilihat dan didengarnya. Karena menerima anugerah Roh dan dengan demikian hidup dan bertindak dalam dan oleh Roh, maka yang dilihat dan didengarkan tidak lain adalah apa-apa yang membahagiakan dan menyelamatkan, terutama kebahagiaan dan keselamatan jiwa. Kebahagiaan atau keselamatan jiwa merupakan dambaan, harapan, cita-cita yang utama dan pertama-tama serta mengatasi aneka dambaan, harapan dan cita-cita lainnya.

Dengan kata lain cara hidup dan cara bertindak orang yang hidup dari dan oleh Roh berciri khas spiritual, tidak hanya sosial atau phisik. Ia senantiasa hidup dan bertindak dalam dan oleh cinta kasih dimana pun dan kapan pun, menyadari dan menghayati diri sebagai cinta kasih atau anugerah Allah, yang kemudian menyalurkan cinta kasih atau anugerah Allah kepada siapapun dan dimanapun. Cara hidup dan cara bertindak orang yang hidup dari dan oleh Roh juga memotivasi orang lain untuk menyadari dan menghayati diri sebagai cinta kasih atau anugerah Allah, serta kemudian senantiasa hidup dan bertindak sesuai dengan kehendak dan perintah Allah.

"Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia. Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa. Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia." (Kis 5:29-32),

demikian jawaban Petrus dan para rasul kepada Imam Besar di dalam Mahkamah Agama. "Harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia", inilah yang hendaknya kita renungkan dan hayati. Kita semua berasal dari Allah dan pada waktunya diharapkan kembali kepada Allah, maka selayaknya jika kita lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia. Di dalam hidup kita bersama kita memiliki aneka tata tertib atau aturan yang harus kita hayati atau laksanakan. Hemat saya semua tata tertib atau aturan dibuat dan diundangkan atau diberlakukan atas dasar dan demi cinta kasih, maka hendaknya semua tata tertib atau aturan disikapi dalam dan oleh cinta kasih. Jika kita menyikapi aneka tata tertib atau aturan dengan dan dalam cinta kasih, maka jika ada hal yang tidak sesuai dengan kehendak Allah segera diluruskan atau dibetulkan, sedangkan yang sesuai dengan kehendak Allah segera dilaksanakan. Semua keputusan atau kebijakan yang tidak menyelamatkan jiwa manusia berarti berlawanan dengan kehendak Allah; taat kepada Allah berarti senantiasa membuat keputusan atau kebijakan yang menyelamatkan jiwa manusia, entah jiwa kita sendiri maupun jiwa orang lain yang kena dampak keputusan atau kebijakan kita. Dalam iman kita imani bahwa semua pemimpin adalah wakil Allah di dunia ini, maka siapapun yang menjadi pemimpin dalam kehidupan bersama dalam bentuk dan tingkat apapun kami harapkan senantiasa membuat keputusan atau kebijakan yang sesuai dengan kehendak Allah, antara demi kesejahteraan umum/bersama, bukan demi keuntungan atau kenikmatan pribadi, sebagaimana telah dihayati para tokoh politik masa kini. Kebanyakan para tokoh politik masa kini hanya berusaha untuk memperkaya diri dengan melakukan aneka bentuk korupsi.

"Wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi. Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu" (Mzm 34:17-20)

 Iman Katolik Sumber : http://renunganimankatolik.blogspot.com/

Klik disini untuk melanjutkan »»

KATA-KATA BIJAK 2012

.
0 Pendapatmu

 

 

Cinta seperti sungai

Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, karena sungai mengalir selamanya.

 

 

1. Orang yang gagal selalu mencari jalan untuk menghindari kesulitan, sementara orang yang sukses selalu menerjang kesulitan untuk menggapai kesuksesan.

 

2. Sebenarnya kegagalan kita bukanlah karena adanya kesulitan yang menghambat langkah kita, Tetapi karena ketidak beranian untuk melawan rasa takut dalam diri.

 

3. Jadilah manusia yang pada saat kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tapi hanya kamu sendiri yang menangis. Dan pada saat kematianmu semua orang menangis sedih, tapi hanya kamu sendiri yang tersenyum.

 

4. Bila kegagalan itu bagai hujan, dan keberhasilan bagaikan matahari, maka butuh keduanya untuk melihat pelangi.

 

5. Anda bisa memiliki apa pun yang Anda inginkan, jika Anda mampu menghilangkan keyakinan bahwa anda tidak akan mendapatkan yang anda inginkan.

 

6. Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum anda miliki, maka Anda akan harus melakukan sesuatu yang belum pernah anda lakukan.

 

7. Kebesaran Seseorang Tidak Terlihat Ketika Dia Berdiri Dan Memberi Perintah, tetapi ketika dia berdiri sama tinggi dengan orang lain, dan membantu orang lain untuk mencapai yang terbaik dari diri mereka.

 

8. Naluri berbicara kita akan mencintai yang memuja kita, tetapi tidak selalu mencintai yang kita puja.

 

9. Jika seseorang tidak mencintai anda janganlah dia anda benci, karena mungkin akan tumbuh benih cinta kembali.

 

10. Jika rasa cinta terbalas, maka bersyukurlah karena Allah telah memberikan hidup lebih berharga dengan belas Kasih-Nya.

 

11. Jika rasa cinta itu tak terbalas maka bersyukurlah, karena anda akan dipilihkan Allah yang lebih baik.

 

12. Ingatlah, boleh jadi manusia itu mencintai sesuatu yang membahayakan dirinya atau membenci sesuatu yang bermanfaat baginya. Mohonlah petunjuk-Nya.

 

13. Melihatlah ke atas untuk urusan akhiratmu dan melihatlah ke bawah untuk urusan duniamu maka hidup akan tenteram.

 

14. Seseorang yang optimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan.

 

15. Orang besar bukan orang yang otaknya sempurna tetapi orang yang mengambil sebaik-baiknya dari otak yang tidak sempurna.

 

16. Bukan kecerdasan anda, melainkan sikap andalah yang yang akan mengangkat anda dalam kehidupan.

 

17. Perjuangan seseorang akan banyak berarti jika mulai dari diri sendiri.

 

18. Dalam perkataan, tidak mengapa anda merendahkan diri, tetapi dalam aktivitas tunjukkan kemampuan Anda.

 

19. Tegas berbeda jauh dengan kejam. Tegas itu mantap dalam kebijaksana sedangkan kejam itu keras dalam kesewenang-wenangan.

 

20. Watak keras belum tentu bisa tegas, tetapi lemah lembut tak jarang bisa tegas.

 

21. Berbagi rezeki dengan tulus, berbakti pada orang tua, berbuat baik pada sesama, akan mengubah duka menjadi bahagia dan menambah usia.

 

22. Kemarahan adalah keadaan dimana lidah bekerja lebih cepat daripada pikiran, dan tindakan lebih cepat dari nurani.

 

23. Tak ada yang mampu mengubah masa lalu, tapi anda dapat merusak masa depan dengan menangisi masa lalu dan merisaukan masa depan.

 

24. Kekayaan sejati tidak diukur dari seberapa banyak investasi yang dia lakukan untuk memperoleh uang, tetapi seberapa besar investasi yang dia lakukan untuk memperoleh akhirat.

 

25. Senyum adalah anugrah Tuhan bagi setiap manusia yang mengandung cahaya kebaikan dan kesucian, membawa kedamaian bagi yang melihat, dan menumbuhkan welas asih bagi yang memberi. Maka tersenyumlah kepada semua orang.

 

26. Lebih mudah untuk melawan ribuan orang bersenjata lengkap dibandingkan melawan kesombongan diri sendiri.

 

27. Apa yang anda lakukan hari ini, merupakan kunci kebaikan ataupun juga kehancuran hari esok anda. Lakukanlah yang terbaik untuk hari ini.

 

28. Betapa sulitnya manusia bersyukur atas nafas yang masih berhembus di badan. Namun betapa mudahnya manusia mengeluh hanya karena kakinya menginjak kotoran.

 

29. Apapun yang terjadi pada anda esok hari itu karena apa yang anda lakukan hari ini.

 

30. Tuhan tidak menurunkan takdir begitu saja. Tuhan memberikan takdir sesuai dengan apa yang kita lakukan. Jika kita maju dan berusaha, Tuhan akan memberikan takdir kesuksesan. Jika kita lengah dan malas, maka Tuhan akan memberikan takdir kegagalan.

 

31. Kepada orang bodoh sekalipun TUHAN mengirimkan keberuntungan, kepada orang gila sekalipun TUHAN memberikan rejeki kehidupan.

 

32. Saat kita menatap ke belakang sesungguhnya kita telah tertinggal dengan orang yang merangkak ke depan. Sesungguhnya masa lalu adalah guru bagi kita untuk menatap dan membangun masa depan.

 

33. Hal tersulit dalam kehidupan ini bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi melampaui ego dan diri kita sendiri.

 

34. Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak Menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu.

 

35. Duri dalam kaki sulit ditemukan, Apalagi duri dalam hati. Jika ada orang yang melihat duri di hatinya, mana mungkin kesedihan akan berkuasa?

 

36. Tuhan menciptakan segala sesuatu berpasang pasangan.Ada tangan kanan,ada tangan kiri.Ada yang pintar,ada yang bodoh.Jangan bilang kau tak pernah mengecap manisnya keberhasilan,jangan bilang kau gak pernah mengecap pahitnya kegagalan.Tapi biarlah semua seperti air mengalir dan lakukanlah yang terbaik didalam keseharianmu.

 

37. Jika kamu takut melangkah, lihatlah bagaimana seorang bayi yang mencoba berjalan. Niscaya akan kau temukan, bahwa setiap manusia pasti akan jatuh. Hanya manusia terbaik lah yang mampu bangkit dari ke jatuhannya.

 

38. Tuhan adalah sebagaimana yang kamu pikirkan, Jika kau berpikir Tuhan itu Baik, maka Tuhan akan baik padamu. Namun jika kamu pikir Tuhan itu Buruk, maka Tuhan akan memperlakukan mu dengan Buruk.

 

39. Jika kamu tidak suka apa yang ada di sekeliling mu, ubahlah, setidaknya ubahlah dirimu sendiri. Ingat, kamu bukan sebatang pohon.

 

40. Manusia terbaik adalah yang selalu berusaha membuat orang lain senang. Lakukanlah walaupun kamu harus meninggalkan mereka dan sendirian.

 

41. Kelebihan kita adalah, kita mampu memulai, dan kita juga mampu untuk MENGAKHIRI.

 

42. Kita Selalu punya pilihan tiap hari. Tinggal kita memilih, memulai niat baik yang kemarin, ataukah menunggu dan mendapatkan rasa penyesalan besok.

 

43. Jika kamu melihat dunia, maka lihatlah kebawah, karena jika kau menengadah, maka yang kau dapatkan adalah sakit leher dan mata yang berkunang-kunang.

 

44. Hidup ibarat menaiki sepeda, agar tidak terjatuh dari sepeda dan menjaga keseimbangan, kita harus terus bergerak, dan mengayuhkan kaki.

 

45. Sebaik-baiknya perdagangan, adalah menjual amal baik untuk ditukarkan dengan surga.

 

46. Yang terbaik adalah : "Aku telah mencobanya", dan yang terburuk adalah : "Aku akan mencobanya"

 

47. Kadang kita lupa, bahwa untuk melihat diri kita, jalan terbaik adalah melalui mata orang lain.

 

48. Ingatlah, kepedihan kita hari ini akan terasa indah dan manis saat kita mengingatnya kelak.

 

49. Kumpulkanlah kesalahan saat ini, karena kelak kumpulan kesalahan yang bernama pengalaman itu akan membawamu kepada puncak kesuksesan.

 

50. Tuhan sebenarnya tengah bermain catur dengan kehidupan kita. Dia menggerakkan bidak-bidaknya bernama tantangan, cobaan dan godaan, kemudian duduk kembali melihat reaksi kita. Jadi buatlah langkah terbaik sebelum Tuhan memberi kita Skak Mat.

 

51. Perlakukanlah setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat yang tulus, meski mereka berlaku buruk padamu.lngatlah bahwa penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tapi karena siapakah dirimu.

 

52. Burung Hantu dijadikan simbol kebijakan, karena Seekor burung hantu yang bijaksana duduk di sebatang dahan. Semakin banyak ia melihat, semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia bicara, semakin banyak ia mendengar. Mengapa kita tidak mencoba menjadi seperti burung hantu yg bijaksana itu?

 

53. Berduka, berkabung dan menyesali takkan pernah mampu mengubah keadaan. Hanya bergerak, melangkah dan berbuatlah yang bisa menggantikan kedukaan menjadi kebahagiaan.

 

54. Berbuatlah dan jalankan semua impianmu, karena sebenarnya dalam dirimu telah terdapat energi dan kemampuan untuk melakukan apapun.

 

55. Kesalahan kita yang paling buruk adalah terlalu sibuk mengamati dan mengurusi kesalahan orang lain.

 

56. Kejujuran adalah perhiasan jiwa yang lebih bercahaya daripada berlian.

 

57. Bekerja atas dorongan cinta akan terasa senang tiada jemu dan lelah.

 

58. Orang besar menempuh jalan kearah tujuan melalui rintangan dan kesukaran yang hebat.

 

59. Berbuat baiklah kepada orang lain seperti berbuat baik kepada diri sendiri.

 

60. Belajar tanpa berpikir tidak ada gunanya, sedangkan berpikir tanpa belajar adalah berbahaya.

 

61. Sifat orang yang berilmu tinggi adalah merendahkan hari kepada manusia dan takut kepada Tuhan.

 

62. Orang paling baik adalah orang yang kita harapkan kebaikannya dan kita terlindung dari keburukannya.

 

63. Semua ilmu ada pokok bahasannya. Pokok bahasan ilmu para Nabi adalah manusia. Mereka datang untuk mendidik manusia.

 

64. Tertipulah yang melakukan tiga perkara : Membenarkan apa yang tak terjadi, mengandalkan orang yang tidak dipercaya dan menghasratkan apa yang tak dimiliki.

65. Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda.

 

66. Keluhuran budi pekerti akan tampak pada ucapan dan tindakan.

 

67. Memperbaiki diri adalah alat yang ampuh untuk memperbaiki orang lain.

 

68. Orang yang berjiwa besar teguh pendiriannya, tetapi tidak keras kepala.

 

69. Cinta kepada Allah adalah puncaknya cinta. Lembahnya cinta adalah cinta kepada sesama.

 

70. Ulurkan cintamu karena Tuhanmu dan tariklah cintamu karena Tuhanmu, anda tentu tak akan kecewa.

 

71. Cinta indah seperti bertepuk dua tangan, tak akan indah jika hanya sebelah saja.

 

72. Cinta akan menggilas setiap orang yang mengikuti geraknya, tetapi tanpa gilasan cinta, hidup tiada terasa indah.

 

73. Setiap orang seharusnya melakukan 2 hal dengan kesungguh-sungguhan : mengerjakan hal yang sangat ia sukai, dan mengerjakan hal yang sangat ia benci.

 

74. Kata bijak motivasi yang membangun motivasi bangkit serta kekuatan untuk berbagi. Kata mutiara motivasi diri.

 

75. Manusia lebih menyukai dirinya sendiri dari apapun. Tetapi bukan berarti manusia selalu menghargai dirinya

 

76. Semua manusia mempunyai potensi yang sama untuk sukses Yang membedakan adalah seberapa efektif kita belajar untuk sukses.

 

77. Seringkali kita tidak benar benar memahami pelajaran SD bahwa menggelindingkan drum itu lebih mudah dan hasilnya sama dengan jika mengangkatnya kita lebih suka menghabiskan waktu 8 jam bekerja sehari dari pada berusaha mencari cara untuk bisa mengerjakanya 2 jam dengan hasil yang jauh lebih baik.

 

78. Jangan pernah percaya jika seseorang mengatakan "gak usaha capek2 deh kamu gak mungkin bisa" karena sebenarnya dia sedang mencari sesorang yang bisa menemaninya dalam setiap kegagalanya.

 

79. Lihatnya setiap hal kecil yang anda miliki dengan cara yang besar maka suatu ketika anda akan menemukan kenyataan bahwa hal2 kecil yang anda miliki memiliki dampak besar terhadap hidup anda

 

80. Tidakkah engkau lihat betapa setiap jalan yang engkau lalui tidak pernah sama dengan orang lain karenanya untuk sampai tujuan anda harus mempercayai setiap langkah yang anda buat.

 

81. Anda tidak akan pernah gagal jika anda percaya bahwa setiap kejadian yang tidak sesuai keinginan anda adalah alternatif lain untuk mencapai tujuan yang tidak terfikirkan oleh anda sebelumnya.

 

82. Jangan lupa membalik telur goreng anda dan jangan pandangi satu sisi saja niscaya bagian bawah telur anda gosong. Jangan lupa selalu melihat sesuatu minimal dari 2 sisi agar anda paham.

 

83. jika sewaktu waktu kita jatuh bukan berarti tidak bisa bangun kembali, kecuali jika memang kita memilih menyerah.

 

84. Waktu itu sebenarnya tidak bisa diukur, anggaplah seperti itu maka anda akan menemukan betapa hidup mengayun seperti angin.

 

85. Ilmu itu hanya akan menjadi pengetahuan hanya upaya ituk merealisasikanya yang membuat ilmu itu bermanfaat.

 

86. Jangan berharap meniru setiap bekas langkah seseorang yang telah berhasil menyeberang sungai membuat kita bisa menyeberang sungai juga.

 

87. Gagal itu hanya ada dibenak setiap orang yang menganggapnya demikian

88. Jika ada yang paling penting untuk anda syukuri itu adalah waktu yang anda miliki untuk memperbaiki kesalahan anda.

 

89. Cobalah berkaca apa yang telah berubah selama 1 tahun terakhir? jika hanya penampilan fisik anda yang terlihat bertambah uzur sedangkan kehidupan anda tidak lebih baik maka itulah yang akan terjadi bertahun2 yang akan datang kecuali anda mulai berbenah.

 

90. Satu dari sekian banyak hal yang menyumbang kebahagiaan seseorang adalah silaturahmi yang menghasilkan ilmu dan semangat baru.

 

91. Yakinlah bahwa keputusan anda hari ini akan berpengaruh terhadap apa yang akan anda alami dimasa datang.

 

92. Kalau hari ini semua yang anda rencanakan tidak sesuai harapan mulailah belajar mengkur diri dan jangan mencoba mencari kambing hitam.

 

93. Setiap orang berhak untuk berencana tetapi tidak pernah mempunyai kekuatan untuk menentukan hasil dari sebuah rencana.

 

94. Apapun yang ada didepan anda hadapi karena meskipun anda bisa memilih untuk menghindar sekalipun itu hanya sekedar menunda pekerjaan yang seharusnya sudah anda lewati.

 

95. Menjadi "sesuatu" itu tidak pernah ditentukan dari apa yang anda sandang saat ini tetapi diputuskan dari apa yang bisa anda lakukan untuk orang lain dengan apa yang anda sandang.

 

96. Kita tidak bisa memastikan apapapun dimasa depan karena besok adalah misteri, pun juga kita tidak bisa merubah apapun dimasalalu karena yang tertinggal hanya memori dan akibat darinya.

 

97. Tidak ada satu hukum pun yang memberikan legalisasi atas hubungan yang disebut pacaran, karenanya apapun yang timbul atas hubungan tersebut tidak akan mempunyai konsekuensi hukum termasuk janji manis yang ingkar.

 

98. Mungkin aku terlahir pada masa yang tidak tepat dimana cinta tidak lebih dari sebuah dongeng indah pengantar tidur. Dan ketika aku terbangun esok hari cerita pilu tentang cinta kembali terulang Betapa cinta yang “katanya” indah tak bisa aku temukan.

 

99. Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, karena sungai mengalir selamanya.

 

100. Bagaimana engkau membangun masa depanmu? dengan percaya dengan apa yang kamu yakini. Bagaimana menghancurkannya? cukup dengan kata tidak.

101. Cinta seorang istri bisa menjadi kekuatan bagi sang suami dalam menghadapi permasalahan.

102. Keceriaan seorang anak kecil bisa membuat kita melupakan sejenak kepenatan rutinitas.

103. Dalam menghadapi permasalahan hidup dibutuhkan semangat dari seorang yang kita cintai.

104. Ingkar janji berarti menghilang kepercayaan seseorang terhadap kita.

 

 

 

Sumber : hujangede.blogspot.com

Klik disini untuk melanjutkan »»
 
Hadie-Littha_1979 To Blogger.com | Template by Hadie-Littha_1979